Saluran Input dan Output Manusia

Manusia sebagai subyek sekaligus sebagai obyek dalam interaksi manusia dan komputer dapat dipandang sebagai sistem pemroses informasi.
Sebuah model sederhana sebagai berikut :


• Informasi di terima dan di tanggapi melalui saluran input output
• Informasi di ingat dalam ingatan / memory
• Informasi di proses dan di aplikasikan dalam berbagai cara


Kemampuan dari manusia dalam hal ini penting dalam mendesain, dan ini berbeda antara satu orang dengan lainnya. Berikut ini saluran Input dan Output Manusia :



1. Saluran visual (visual channel)

visual perception : penglihatan

- perceiving brightness : pencahayaan

Brightness dipengaruhi oleh luminance yang merupakan jumlah cahaya yang dipantulkan atau dihasilkan oleh permukaan obyek.


- perceiving colour : warna

Warna dikaitkan oleh tiga komponen, yaitu hue, intensitas, dan saturation.

* Hue ditentukan oleh panjang gelombang spektrum cahaya. Biru memiliki panjang gelombang yang kecil, hijau sedang dan merah memiliki panjang gelombang yang besar.
* Intensitas adalah brightness dari warna.
* Saturation adalah jumlah / kadar putih (whiteness) dalam warna

- membaca 250 kata/menit, character 9-12 point.


2. Saluran pendengaran (auditory channel)

Suara adalah perubahan atau getaran pada tekanan udara. Pitch adalah frekuensi suara. Luodness adalah amplitudo (lebar / kekuatan suara), amplitudo suara berubah secara proposional namun frekuensi tetap konstan. Timbre adalah jenis atau kualitas suara. Telinga manusia dapat mendengar dari frekuensi 20 Hz sampai 15 kHz,


3. Saluran peraba (haptic channel)

Pada beberapa user, mungkin indera perabaan ini tidak terlalu penting dibandingkan dengan penglihatan dan pendengaran. Namun bagi user yang memiliki kekurangan dalam kedua indera tersebut, perabaan adalah sarana berinteraksi dengan benda lain seperti komputer.
Stimulus diterima melalui penerima (receptors) dalam kulit :


• Thermoreceptors : panas dan dingin
• Nociceptors : pada tekanan yang intens, rasa sakit
• Mechanoreceptors : tekanan (beberapa tekanan seketika / segera, beberapa tekanan yang terus menerus)


4. Pergerakan (movement)

kepala dan mata, terdapat 2 cara perekaman pada mata dan kepala untuk dikonversikan ke dalam input data, yaitu :

- Metode pertama :

electrophysiological : perekaman dilakukan dengan pergerakan yang dilakukan oleh otot-otot yang mengontrol mata.

- Metode kedua :

Menggunakan metode photoelectric reflection untuk merekam gerakan dalam refleksi cahaya dari mata.
Seseorang akan berinteraksi dengan dunia luar/lingkungan dapat terjadi melalui informasi yang diterima dan dikirim.
Category: ,
Reaksi: 

0 komentar:

Poskan Komentar